Postingan

Salah satu website berita adalah E-Pub.id

Gambar
 Website berita sosial adalah sebuah situs yang memperbolehkan penggunanya untuk berbagi cerita dalam bentuk post, kemudian diranking berdasarkan popularitasnya. Pengguna lain dapat berkomentar atau berdiskusi pada post tersebut. Topik yang dibahas bisa sangat luas, seperti misalnya: berita, humor, hingga tren diskusi terkini. Slashdot Slashdot adalah salah satu pionir website sosial berita. Didirikan sejak 1997, website ini lebih banyak fokus membicarakan topik seputar sains dan teknologi. Pengguna Slashdot dapat mengirimkan cerita mereka, kemudian akan dipilih oleh editor untuk ditampilkan pada halaman depan website.[1] Digg Digg mulai didirikan sejak Desember 2004. Website ini menggunakan sistem vote, di mana penggunanya bisa ikut memberikan rating positif terhadap artikel yang dianggap menarik (dikenal dengan istilah "digging"). Digg juga dapat dikategorikan sebagai sebuah jejaring sosial, karena penggunanya memiliki halaman profil personal yang dapat diikuti satu sama la

Sejarah Polo di Indonesia

Gambar
Polo adalah olahraga beregu yang dimainkan di atas kuda dengan tujuan untuk mencetak gol ke gawang lawan. Pemain mengendalikan bola kayu atau plastik (ukuran 3 - 3,5 inci) menggunakan pemukul panjang yang disebut mallet. Gol dianggap sah apabila bola lewat di antara gawang ditandai dengan dikibarkannya bendera oleh penjaga gawang. Setiap regu polo terdiri dari empat orang pemain dengan jumlah kuda tidak terbatas. Permainan berlangsung dalam periode tujuh menit yang disebut chukka. Keseluruhan permainan dapat berlangsung antara empat sampai enam chukka tergantung pada peraturan turnamen dan asosiasi masing-masing. Tahun 1937 menandai dimulainya sejarah polo di Indonesia, saat Batavia Polo Klub didirikan di Lapangan Banteng, Jakarta. Pendiri perkumpulan tersebut adalah seorang Belanda dan pertandingan pertama yang dilakukannya adalah melawan regu polo Malaysia. Saat terjadi perang dunia ke dua dan Indonesia dijajah Jepang, perkumpulan tersebut bubar. Dalam tahun 1992, Hashim S. Djojohadi